PADA SUATU HARI

Selasa, 25 September 2018

Dongeng Anak ( Balas Budi Burung Bangau

Dahulu kala di suatu tempat di Jepang, hidup seorang pemuda bernama Yosaku. Kerjanya mengambil kayu bakar di gunung dan menjualnya ke kota. Uang hasil penjualan dibelikannya makanan. Terus seperti itu setiap harinya. Hingga pada suatu hari ketika ia berjalan pulang dari kota ia melihat sesuatu yang menggelepar di atas salju. Setelah di dekatinya ternyata seekor burung bangau yang terjerat diperangkap sedang meronta-ronta. Yosaku segera melepaskan  perangkat itu. Bangau itu sangat gembira, ia berputar-putar di atas kepala Yosaku beberapa kali sebelum terbang ke angkasa. Karena cuaca yang sangat dingin, sesampainya dirumah, Yosaku segera menyalakan tungku api dan menyiapkan makan malam. Saat itu terdengar suara ketukan pintu di luar rumah. Ketika pintu dibuka, tampak seorang gadis yang cantik sedang berdiri di depan pintu. Kepalanya dipenuhi dengan salju. "Masuklah, nona pasti kedinginan, silahkan hangatkan badanmu dekat tungku," ujar Yosaku. "Nona mau pergi kemana sebenarnya ?", Tanya Yosaku. "Aku bermaksud mengunjungi temanku, tetapi karena salju turun dengan lebat, aku jadi tersesat."


"Bolehkah aku menginap disini malam ini ?".
"Boleh saja Nona, tapi aku ini orang miskin, tak
punya kasur dan makanan." ,kata Yosaku. "Tidak apa-apa, aku hanya
ingin diperbolehkan menginap". Kemudian gadis itu merapikan kamarnya
dan memasak makanan yang enak.
Ketika terbangun keesokan harinya, gadis itu sudah menyiapkan nasi.
Yosaku berpikir bahwa gadis itu akan segera pergi, ia merasa kesepian.
Salju masih turun dengan lebatnya. "Tinggallah disini sampai salju reda."
Setelah lima hari berlalu salju mereda. Gadis itu
berkata kepada Yosaku, "Jadikan aku sebagai
istrimu, dan biarkan aku tinggal terus di rumah
ini." Yosaku merasa bahagia menerima
permintaan itu. "Mulai hari ini panggillah aku
Otsuru", ujar si gadis. Setelah menjadi Istri
Yosaku, Otsuru mengerjakan pekerjaan rumah
dengan sungguh-sungguh. Suatu hari, Otsuru
meminta suaminya, Yosaku, membelikannya
benang karena ia ingin menenun.
Otsuru mulai menenun. Ia berpesan kepada suaminya agar jangan sekalikali
mengintip ke dalam penyekat tempat Otsuru menenun. Setelah tiga
www.rajaebookgratis.com
rajaebookgratis.wordpress.com
www.ebookgratis.sampara.com
By : Hardyanto Mustika, Amd.Kom
hari berturut-turut menenun tanpa makan dan minum, Otsuru keluar.
Kain tenunannya sudah selesai. "Ini tenunan ayanishiki. Kalau dibawa ke
kota pasti akan terjual dengan harga mahal. Yosaku sangat senang
karena kain tenunannya dibeli orang dengan harga yang cukup mahal.
Sebelum pulang ia membeli bermacam-macam barang untuk dibawa
pulang. "Berkat kamu, aku mendapatkan uang sebanyak ini, terima kasih
istriku. Tetapi sebenarnya para saudagar di kota menginginkan kain
seperti itu lebih banyak lagi. "Baiklah akan aku buatkan", ujar Otsuru.
Kain itu selesai pada hari keempat setelah Otsuru menenun. Tetapi
tampak Otsuru tidak sehat, dan tubuhnya menjadi kurus. Otsuru meminta
suaminya untuk tidak memintanya menenun lagi.
Di kota, Sang Saudagar minta dibuatkan kain satu lagi untuk Kimono tuan
Putri. Jika tidak ada maka Yosaku akan dipenggal lehernya. Hal itu
diceritakan Yosaku pada istrinya. "Baiklah akan ku buatkan lagi, tetapi
hanya satu helai ya", kata Otsuru.
Karena cemas dengan kondisi istrinya yang
makin lemah dan kurus setiap habis menenun,
Yosaku berkeinginan melihat ke dalam ruangan
tenun. Tetapi ia sangat terkejut ketika yang
dilihatnya di dalam ruang menenun, ternyata
seekor bangau sedang mencabuti bulunya
untuk ditenun menjadi kain. Sehingga badan
bangau itu hampir gundul kehabisan bulu.
Bangau itu akhirnya sadar dirinya sedang
diperhatikan oleh Yosaku, bangau itu pun
berubah wujud kembali menjadi Otsuru.
"Akhirnya kau melihatnya juga", ujar Otsuru.
"Sebenarnya aku adalah seekor bangau yang dahulu pernah
Kau tolong", untuk membalas budi aku berubah wujud
menjadi manusia dan melakukan hal ini," ujar Otsuru.
"Berarti sudah saatnya aku berpisah denganmu", lanjut
Otsuru. "Maafkan aku, ku mohon jangan pergi," kata
Yosaku. Otsuru akhirnya berubah kembali menjadi seekor
bangau. Kemudian ia segera mengepakkan
sayapnya terba
ng keluar dari rumah ke
angkasa. Tinggallah Yosaku sendiri yang
menyesali perbuatannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENDONGENG TANGSEL

Siapa di antara teman-teman yang suka membaca kisah dongeng? Dongeng merupakan salah satu jenis cerita fiksi, teman-teman. Ada lima jenis do...

kabar berita